Cerita dimulai di kota kecil yang tenang bernama Lempur, tempat sekelompok sahabat lama — yang semuanya berasal dari keluarga sederhana — menjalani kehidupan biasa. Mereka adalah: Dinah, seorang guru honorer; Junilah, penjaga toko; Debut Awaludin, tukang servis elektronik; dan sahabat mereka lainnya yang sama-sama menjalani hidup yang tidak luar biasa. Namun, kehidupan mereka berubah drastis ketika mereka mengetahui bahwa anak-anak mereka yang selama ini mereka banggakan ternyata terlibat dalam sebuah kasus kejahatan kelas kakap: perampokan bank.
Kaget dan patah hati, para orang tua ini — yang sebelumnya hidup damai dan cenderung polos — memutuskan untuk melakukan sesuatu yang besar demi menyelamatkan masa depan anak-anak mereka. Maka dimulailah sebuah misi nekad dan konyol: mereka sendiri akan merancang perampokan balasan untuk mengembalikan nama baik anak-anak mereka. Padahal, mereka tak punya pengalaman kriminal sedikit pun. Dengan cara-cara yang lucu, lugu, dan terkadang menyedihkan, mereka mencoba merancang aksi seperti dalam film-film kriminal, mulai dari menyusun tim, membuat strategi, bahkan berlatih menggunakan senjata mainan.